Mediapintara.net-Lebak-Banten-Aktivis Gerakan Rakyat Banten Bersatu secara resmi ajukan permohonan Audiensi Kedinas PUPR Provinsi Banten atas adanya dugaan kegagalan perencanaan proyek perbaikan dan pemeliharaan Jaringan irigasi di Cikoncang,Lebak,Banten.
Langkah ini merupakan tindak lanjut atas adanya informasi dan laporan tahun 2024 dan 2025 atas proyek perbaikan dan pemeliharaan jaringan irigasi milik Dinas PUPR Provinsi banten yang telah usai dilaksanakan namun ditemukan fakta air yang tidak mengalir.
Hal ini disampaikan langsung oleh Korlap Aktivis GRBB Imam Sobari dikantornya "Kami Gerakan Rakyat Banten Bersatu berdasarkan informasi di 2024 dan hasil laporan 2025 mengajukan permohonan audiensi secara resmi prihal adanya proyek perbaikan dan pemeliharaan jaringan irigasi di cikoncang,kecamatan wanasalam,kabupaten lebak yang diduga gagal dalam perencanaan sehingga ditemukan fakta air yang tidak mengalir",jelasnya kepada awak media.
Selain itu dirinya juga menambahkan berdasarkan UU No 14 Tahun 2008 Tentang keterbukaan informasi publik agar Dinas PUPR mau secara bersama-sama melakukan pengecekan ulang dan memberikan dokumen pemeliharaan dan perencanaan kegiatan pada saat audiensi yang bertujuan agar lebih transparan.
"Ilustrasi Gambar"Adapun poin-poin dugaan yang menjadi dasar audiensi adalah sebagai berikut :
1.Dugaan kegagalan perencanaan/kontruksi sehingga air tidak mengalir
2.Dugaan kerugian warga akibat air yang tidak mengalir sehingga tidak memaksimalkan hasil pertanian
3.Tuntutan perbaikan sebagai langkah cepat mengatasi irigasi air yang tidak mengalir sehingga dapat berfungsi normal.
Hingga berita ini diterbitkan belum ada respon PUPR Provinsi banten dan guna memperjelas permasalahan ini awak media membuka ruang agar dinas PUPR Provinsi banten untuk memberikan keterangan.
(Red).

