Jelang Idul Fitri 2026 Kenaikan Harga Pangan Tak Bisa Dihindari


Mediapintara.net-Indonesia-Harga sejumlah komoditas pangan strategis di tingkat nasional menunjukkan pergerakan kenaikan harga menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.

Pergerakan harga ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat selama Ramadan serta mendekatnya momen Lebaran yang biasanya mendorong permintaan bahan pangan.


Menjelang Idul Fitri 2026, harga bahan pokok terpantau naik karena tingginya permintaan, terutama daging sapi mencapai Rp140.000–Rp150.000/kg, daging ayam Rp40.000–Rp50.000/kg, dan cabai rawit merah yang melonjak. Pemerintah daerah dan kepolisian di berbagai daerah mulai melakukan operasi pasar dan pengawasan untuk menstabilkan harga. 

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional pada Selasa (10/3/2026) pagi, beberapa komoditas seperti cabai merah keriting, gula pasir, dan minyak goreng mengalami kenaikan, sementara sebagian komoditas lain justru menurun.

Kadiv Investigasi DPP LSM GPRUKK M.Abdulloh menyampaikan "Harus ada pemantauan lebih ketat dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menstabilkan harga agar tidak melonjak jauh lebih tinggi agar masyarakat dapat menjangkau pembelian setiap komoditi",Ungkapnya kepada media.


Data BPS menunjukkan inflasi dari kelompok harga bergejolak memang selalu terjadi setiap Ramadan dalam lima tahun terakhir. Bahkan pada Ramadan 2026, inflasi komponen ini tercatat 2,50%, tertinggi dibanding periode Ramadan sebelumnya.

Data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok menunjukkan rata-rata harga nasional komoditas tersebut telah melampaui harga acuan pembelian yang ditetapkan pemerintah pada awal Maret 2026.



(Red).

Mediapintara

Lebih baru Lebih lama