Aktivis komando ham Pandeglang , Akan Beraudensi Ke Dinkes provinsi Banten terkait RSUD labuan



Mediapintara.net-Pandeglang,Banten,Aktivis  Komando Ham pertanyakan fasilitas , Rumah sakit labuan , yang tidak ada lahan parkir,Ruang hijau,Taman bermain anak,serta fasilitas ibadah yang tidak memadai.

Berdasarkan ulasan dan pengamatan langsung, kami menilai lingkungan RSUD Labuan saat ini sangat kondusif, bersih, dan konsisten dalam menerapkan kawasan bebas asap rokok. Namun, seiring dengan meningkatnya kunjungan pasien dan beroperasinya gedung baru secara penuh, kami menyoroti kondisi sarana dan prasarana di lingkungan Rumah Sakit.

Fahru Roji Aktivis Komando Ham menyampaikan "pihak kami sudah melayangkan surat permintaan audiensi ke dinkes provinsi banten guna memperjelas tentang penggunaaan anggaran BOK ini,agar kita semua tau kenapa sarana dan prasarana yang ada dirumah sakit labuan ini begitu kurang,karena tidak adanya lahan parkir,tidak ada ruang terbuka hijau,taman bermain anak,serta kurang luasnya fasilitas ibadah",jelasnya kepada awak media.

Selain itu Fahru Roji menambahkan Aktivis Komando Ham akan terus berupaya agar fasilitas yang seharusnya dapat dirasakan oleh masyarakat dapat segera terealisasi.

perlunya peningkatan kenyamanan, karena hasil laporan warga sekitar, dan keluhan pasien serta pengguna jalan untuk pengendara, kami menemukan bahwa saat ini Rumah Sakit kurang memadai dalam menyediakan fasilitas dan informasi publik terhadap anggaran BOK Rumah sakit 1. Ruang Terbuka Hijau (RTH): Penting sebagai bagian dari Green Hospital yang berfungsi untuk penyerapan polusi, estetika, dan kenyamanan lingkungan pasien. 2. Lahan Parkir Pengunjung: Terbatasnya lahan parkir menyebabkan antrean dan parkir liar yang mengganggu lalu lintas serta kenyamanan pengunjung serta Pengguna Jalan 3. Adanya parkır yang menggunakan bahu jalan umum telah di tarif oleh pelaku jasa parkir Dan kami ingin mengetahui kepada siapa uang parkir tersebut di berikan dan apakah sudah di ketahui atau disetujui oleh pemerintah daerah 4. Berapa jumlah dana BOK yang diterima rumah sakit/puskesmas tahun ini dan untuk kegiatan apa saja dana tersebut dialokasikan?" 5. Apakah penggunaan dana BOK sudah sesuai dengan target penurunan angka kematian ibu, bayi, dan penanganan malnutrisi di wilayah ini? 6. Bagaimana cara memantau bahwa dana BOK benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan?.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan pasti dari pihak dinas kesehatan provinsi guna mengklarifikasi persoalan ini kepada awak media.


(Red).


Mediapintara

Lebih baru Lebih lama